Erwin
OBAT ANTI PERADANGAN NON STEROID / NON STEROIDAL ANTI INFLAMMATORY DRUGS( NSAID ) OBAT ANTI PERADANGAN NON STEROID / NON STEROIDAL ANTI INFLAMMATORY DRUGS( NSAID )

Istilah “NON STEROIDAL ANTI INFLAMMATORY DRUGS( NSAID ) – ANTI PERADANGAN” MENYESATKAN karena obat seperti itu biasa digunakan karena aksi pereda sakitnya. Nama ini muncul karena sebelum pengembangan pengobatan yang kisarannya sangat luas ini, satu satu nya kelompok obat ampuh memerangi pembengkakan adalah steroid ( kortikosteroid ). Sebagai salah satu anggota dari kelompok NSAID, Aspirin ( Asam Asetilsalisilat) telah di kenal selama beberapa tahun , tetapi aksi keseluruhan baru saja di temukan.

BAGAIMANA NSAID BEKERJA ? Ketika sel jaringan rusak atau bengkak, enzim yang ada dalam sel disebut siklo oksigenase bereaksi pada asam arakidonat asam lemak dalam dinding sel untuk menngubahnya menjadi zat kuat, berumur pendek yang disebut Prostaglandin. Prostaglandin terlibat dalam proses pembengkakan dan menyebabkan banyak symptom (gejala) peradangan. Dengan langsung merangsang ujung saraf, juga menyebabkan rasa nyeri. NSAID menghalangi aksi siklo – oksigenase dan karwenanya ampuh dalam mengendalikan peradangan beserta gejalanya. NSAID tidak akan berdampak pada rasa nyeri yang diakibatkan, misalnya, tusukan jarum karena ini langsung merangsang ujung saraf perasa. NSAID juga tidak bisa menghilangkan rasa nyeri yang disebabkan oleh suntikan prostaglandin. Sebagai obat untuk peradangan yang menyakitkan, seperti arthritis rheumatoid, osteoarthritis, gangguan rematik, sakit kepala, nyeri menstrual, nyeri pasca opeerasi, dan kanker tulang sekunder, NSAID secara umum ampuh dan aman. Obat ini banyak menggantikan obat pereda sakit yang lebih berbahaya, selain mengendalikan nyeri dan peradangan, NSAID juga bertindak sebagai penurun temperature pada demam. Setiap NSAID memiliki sifat berbeda, dan jika salah satu gagal meredakan nyeri pada dosis penuh yang direkomendasikan, dapat di coba dengan yang lain. NSAID tidak boleh dipakai berbarengan.

MENGENALI NSAID NSAID adalah kelompok obat yang sangat luas, yang setiap anggotanya memiliki setidaknya dua nama – nama generik dan nama dagang. Merek dagang biasanya lebih dikenal. Untuk setiap nama generik, terdapat beberapa atau banyak merek dagang.

OBAT ANTI PERADANGAN NON STEROID (NSAID)

NAMA UMUM - NAMA GENERIK

Ansaid - Flurbiprofen

Butazolidin - Phenylbutazon

Clinoril - Sulindac

Dolobid - Diflunisal

Feldene - Piroxicam

Indocin - Indometahacin

Lodine - Etodolac

Meclomen - Meclofenamate

Motrin - Ibuprofen

Nalfon - Fenoprofen

Naprosyn - Naproxen

Orudis - Ketoprofen

Ponstel - Mefenamic acid

Relafen - Nabumetone

Rimadyl - Carprofen

Tolectin - Tolmetin

Toradol - Ketorolac

Voltaren - Diclofenac

EFEK SAMPING Setiap obat yang mengganggu proses dasar tubuh, seperti sintesis prostaglandin, biasanya punya efek samping, dan NSAID pun tidak terkecuali. NSAID mempunyai efek anti penggumpalan darah yang dapat bermamfaat untuk mencegah thrombosis dalam arteri meski pada beberapa kasus bisa berbahaya. Sisi positifnya dosis kecil harian dari obat, seperti aspirin, bisa menurunkan resiko serangan jantung, akan tetapi pada cedera mata misalnya, dengan sedikitnya kebocoran darah ke dalam cairan mata, NSAID tidak boleh diberikan. Pemakaiannya bisa beresiko perdarahan yang sangat parah di dalam mata dan mengancam fungsi mata. Satu tablet Aspirin dapat menggandakan masa perdarahan sampai satu minggu. Efek samping yang paling umum dan paling dikenal dari NSAID adalah sakit perut, sering kali dengan mual dan diare. Gejala ini terutama akibat iritasi lambung karena hilangnya efek pelindung prostaglandin dinding lambung. Kadang efek ini begitu parah sehingga menyebabkan tukak lambung dan bahkan lubang. Karenanya, penderita dengan riwayat sakit pencernaan dan tukak harus menghindari NSAID. Prostaglandin membantu uterus berkontraksi saat persalinan. Jadi, pemakaian NSAID selama persalinan seperti memperpanjang proses persalinan itu sendiri. Efek samping lainnya adalah ruam alergi, gangguan tidur, sakit kepala, pening. Kadang kadang NSAID mengganggu produksi sel darah putih dalam sistrem imun. Alergi aspirin jarang terjadi, tetapi dapat terjadi pada orang dengan alergi lain. Keadaan ini dapat menybabkan reaksi yang mengejutkan dan kadang kadang berbahaya, termasuk kesulitan parah dalam bernapas.

INTERAKSI NSAID Kadang kadang perlu bagi penderita, khususnyta lansia, untuk mengkonsumsi beberapa obat yang berbeda. Namun, NSAID bisa berinteraksi dengan obat lain. Jika dimakan bersama obat steroid dan anti koagulan, NSAID dapat meningkatkan resiko perdarahan lambung atau usus. Juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal jika dimakan bersama obat diuretik atau penghambat ACE, dan mengurangi laju pengeluaran obat obat lain dari tubuh melalui urin sehingga meningkatkan efek obat obatan tersebut, kadang kadang secara berbahaya. Obat yang berinteraksi dengan cara ini adalah obat hipoglikaemik oral untuk diabetes tipe II; obat jantung seperti digitalis; simetidin untuk keasaman lambung; siklosporin, obat antipsikotik butirofenon; lithium antidepresan, obat antikanker metotreksat; dan antibiotic quinolon.